TERAS, Manado – Panitia Khusus (Pansus) Kelompok Kerja (Pokja) II DPRD Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada Bank SulutGo (BSG).
Hal itu disampaikan personel Pokja II Amir Liputo kepada wartawan usai menyambangi Kantor BSG, Senin (22/4/2024) kemarin. Kunjangan ini terkait pembahasan LKPJ Gubernur 2023.
“Sesuai dengan tugas Pokja II, salah satu mitra yang dibahas adalah Bank SulutGo. Dari penjelasan tadi, tahun 2023 Bank SulutGo memberikan deviden cukup besar kepada Pemerintah Sulawesi Utara. Ada kenaikan yang cukup bagus,” kata Amir didampingi Sekertaris Pokja II Vonny Paat.
Kemudian, kata Amir, nilai dari Otoritas Jasa Kuangan (OJK), BSG nilai dua.
“Dengan nilai itu, semakin kecil berarti dikategorikan bank yang cukup sehat. Selain itu, rasio modal semakin bertambah,” sebutnya.
Katanya, sesuai penyampaian untuk modal Rp 3 triliun yang harus dipenuhi tahun 2024, sudah ada jalan keluar.
“Di mana salah satu korporat terbesar di Indonesia akan ikut serat untuk menanggung risiko-risiko yang ada di Bank SulutGo, sehingga dianggap Bank SulutGo sudah memenuhi syarat dengan modal inti Rp 3 triliun,” ungkapnya.
Untuk agenda selanjutnya, lanjut dia, akan dilakukan pleno pansus.
“Kemungkinan besar kita mengundang kembali secara umum (mitra kerja) untuk mereka menjelaskan,” kata Amir.
Dalam kunjungan itu, Tim Pokja II didampingi staf DPRD Sulut. Mereka diterima oleh Direktur Pemasaran BSG Pius L Batara. (ivo)