TERAS, Manado – Hari terakhir pelaksanaan masa reses I tahun 2021 dimanfaatkan anggota DPRD Sulut, Melky Jakhin Pangemanan (MJP) dengan turun ke Desa Kima Bajo, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Senin, (12/4/2021) siang.
Banyak aspirasi berhasil diserap MJP. Seperti yang disampaikan oleh Ibu Aslinda Hajolo yang mengeluhkan ketersediaan air bersih serta bantuan koperasi bagi masyarakat nelayan/tibo-tibo.
“Meski sudah ada bantuan dari pusat namun sayangnya air tidak sampai kepemukiman warga,” ungkap Aslinda.
Sementara Alfian, warga setempat mengharapkan ada bantuan pariwisata karena Kima Bajo masuk daerah pariwisata unggulan Sulut.
“Desa kami juga butuh pembuatan tanggul pemecah ombak,” katanya.
Sementara Heski Pangumpian pemerintah memasang lampu penerang jalan yang rusak akibat bencana.
Menanggapi keluhan warga tersebut terkait ketersediaan air bersih, MJP mengungkapkan, itu harusnya menjadi kawajiban pemerintah.
“Ini menjadi persoalan yang kadang mengembalikan kita pada zaman dulu. Padahal itu menjadi kewajiban pemerintah. Ini menjadi catatan bagi kami, tinggal efektifitasnya bagaimana untuk menghubungkan program dari pemerintah daerah. Ini harus ada aksi konkrit,” terang Ketua PSI Sulut ini.
Terkait dengan aspirasi lainnya yang disuarakan oleh masyarakat, MJP juga berjanji akan menyampaikan hal tersebut kepada Bupati Minut karena kewenangan ada pada pemerintah kabupaten.
“Seperti pembagunan tanggul pemecah ombak serta penerang jalan yang akan diupayakan baik lewat provinsi maupun Kabupaten Minut,” ujarnya.
“Untuk kewenangan Pemprov tentu akan saya perjuangkan,” tandas MJP.
Turut hadir dalam acara reses tersebut Hukum Tua Alfian Alitu dan staf pendamping dari Sekretariat DPRD. (SMM)