TERASMANADO.COM – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Herol Vresly Kaawoan (HVK) melaksanakan reses III tahun 2022 di daerah pemilihannya Minahasa-Tomohon.
Politisi Partai Gerindra itu menyerap aspiras warga Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, dan Desa Ranowangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa.
HVK mengatakan, ada banyak aspirasi yang disampaikan warga saat reses di dua lokasi tersebut.
Adapun aspirasi yang disampaikan yakni jalan Tomohon-Manado sangat rawan dan warga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara dan pusat bisa menganggarkan atau membuat jalan alternatif, penguatan tebing, dan pelelabaran jalan tersebut.
Selain itu, warga meminta bantuan agar dicarikan solusi pihak gereja GMIM Getsemani Lansot Sarongsong dengan pihak devloper PT Griya Bangun Lestari, terkait janji pemberian lahan buat gereja yang sampai saat ini belum diberikan.
“Di mana seperti yang disampaikan peserta reses Bapak Jemmy Supit, bahwa pernah menjanjikan akan memberikan lahan atau hibah buat gereja di kompleks perumahan,” kata HVK yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Antar Pulau (APAP) Sulut, Sabtu (26/11/2022).
Masyarakat yang tinggal di dalam perumahan Griya Bangun Lestari, Kelurahan Lansot, Kecamatan Tomohon Selatan, mengeluhkan mahal atau tingginya biaya pemasangan air bersih yang terinformasi Rp 946.000.
Kemudian, petani masih mengeluhkan kelangkaan pupuk subsidi. Lalu, warga keluhkan lahan pekuburan di Kelurahan Lansot terbatas dan kiranya ada solusi.
Warga juga berharap Pemprov Sulut dan pemerintah pusat membuat talut pengamanan sungai Ranowangko kurang lebih 450 meter.
“Warga juga meminta kepada pemerintah provinsi dan pusat membuat penangkal atau pemecah ombak pinggir pantai atau laut kurang lebih panjangnya 1 kilometer,” sebut HVK.
“Mereka juga meminta bantuan bibit jagung dan bantuan jalan pertanian kurang lebih panjangnya 500 meter,” tambah HVK.
HVK selaku Wakil Ketua Kadin Provinsi Sulut menegaskan, aspirasi masyarakat tersebut akan disampaikan kepada Pemprov Sulut untuk ditindaklanjuti.
Sementara yang menjadi kewenangan kabupaten/kota akan diteruskan ke pemerintah setempat, dalam hal ini wali kota dan wakil wali kota omohon, serta bupati dan wakil bupati Minahasa.
“Dan sebagai wakil rakyat daerah pemilihan Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon, saya akan berjuang dan mengawal aspirasi yang masuk demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Hadir dalam kegiatan reses yakni Lurah Lansot Olvie mandagi, Toar pangkey, Hukum Tua Desa Ranowangko Deitje kusoy, Ketua PPIR Provinsi Sulut Kol Purn Ruddy Linturan, pengurus PPIR Sulut, tokoh agama dan masyarakat. (IVO)