/

Sumbang Pendapatan Daerah, Olly Puji Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi di RUPS Tahunan

TERASMANADO.COM- Jajaran Komisaris, Direksi dan seluruh pemegang saham PT Bank Pembangunan Daerah Wilayah Sulut dan Gorontalo (BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa di Villa Manare, Tanawangko, Minahasa, Kamis (9/2/2023).

RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) memimpin RUPS didampingi Pj Gubernur Gorontalo, Hamka H Noer; Dirut BSG, Revino Pepah dan Komisaris Utama BSG, Edwin Silangen. Dan seluruh bupati dan wali kota di Sulut serta dari Gorontalo, lima bupati dan satu wali kota.

Dan dalam RUPS tersebut seluruh pemegang saham BSG menyepakati adanya pergantian posisi direksi. Yaitu Direktur
pemasaran yang awalnya dijabat Machmud Turuis, kini digantikan oleh Pius Batara, yang sebelumnya adalah direktur kepatuhan.

Dan Dua jajaran direksi tersebut hanya bertukar posisi jabatan. Keputusan RUPS tersebut langsung disepakati Pemegang Saham Pengendali Olly Dondokambey yang juga selaku gubernur Sulut.

Bank Sulut Gorontalo (BSG) mendapatkan suntikan tambahan modal Rp 163 miliar. Penambahan modal ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey mengapresiasi pencapaian managemen serta karyawan/karyawati BSG.

“Saya Gubernur Sulawesi Utara selaku Pemegang Saham Pengendali menyampaikan apresiasi atas kinerja manajemen dan karyawan/ti BSG pada tahun 2022 sehingga BSG dapat tetap bertumbuh positif dan berkontribusi kepada pendapatan daerah. Saya apresiasi kinerja Dewan Komisaris, Direksi, para pejabat dan pegawai BSG yang telah bekerja keras sepanjang tahun 2022 sehingga menutup tahun buku dengan pertumbuhan yang positif. Semakin besar laba, tentunya berdampak sistempatis pada meningkatnya pendapatan daerah melalui dividen saham yang dimiliki masing-masing pemegang saham,”ungkap Olly.

Gubernur Olly Dondokambey juga menegaskan, salah satu tantangan kedepan adalah terkait pemenuhan modal inti yang diwajibkan oleh Regulator Otoritas Jasa Keuangan.

“Saya selaku pemegang saham pengendali menjamin BSG tentunya akan memenuhi modal inti yang diwajibkan oleh regulator sebesar Rp 3 Triliun sebelum akhir tahun 2024,”tegasnya.

Pemimpin Divisi Corsec BSG, Heince J. Rumende mengungkapkan, RUPS ini akan membahas kinerja bisnis BSG tahun 2022.

“Serta proyeksi bisnis tahun 2023 oleh direksi,” ujar Rumende, sambil mengakui biasanya RUPS membahas terkait pembagian dividen. Khusus RUPS kali ini, akan membahas dividen laba tahun 2022. (*)

Latest from Headline