TERASMANADO.COM – Badan Kehormatan (KB) bakal melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD Sulut James Arthur Kojongian (JAK) terkait video dan foto viral diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan.
Selain JAK, BK juga bekal memanggil dan memeriksa terduga korban.
Ketua BK DPRD Sulut Sjenny Kalangi mengatakan, soal JAK yang sedang viral di media, BK telah menghadap Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen.
Sesuai instruksi Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen, untuk menindak lanjuti masalah ini dengan melakukan konfirmasi dan investigasi mencari kebenarannya.
“Rencana pertama BK akan memanggil JAK dan juga terduga korban untuk mencari tau persoalan dan kebenarannya,” katanya, Rabu (12/4/2023).
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, apabila video dan foto tersebut benar atau JAK bersalah, BK akan mengambil keputusan sesuai aturan yang ada.
“Badan Kehormatan akan menindak sesuai dengan Kode Etik dan Tatib DPRD,” tegas Kalangi.
Diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulut telah mencopot JAK dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut.
Selain itu, JAK kini tidak lagi menjadi pengurus DPD I Partai Golkar Sulut periode 2020-2025.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Bidang OKK, Feryando Lamaluta, dalam keterangan pers di ruang Fraksi Partai Golkar, Gedung DPRD Sulut, Selasa (11/4/2023).
“Satu, saudara James Arthur Kojongian tidak lagi menjadi pengurus DPD Partai Golkar Sulawesi Utara hasil revitalisasi,” katanya.
“Kedua, soal perubahan atau reposisi alat kelengkapan dewan (AKD) yang bersangkutan dalam waktu sebentar lagi kita akan menyurat ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara adalah menarik yang bersangkutan (James Arthur Kojongian) dari pimpinan DPRD Sulawesi Utara,” ungkap Feryando didampingi Sekertaris DPD I Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit serta jajaran pengurus struktur partai. (IVO)