TERASMANADO.COM – Raski Mokodompit akan mengisi kursi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Raski akan menggantikan posisi James Arthur Kojongian yang dicopot DPD Partai Golkar Sulut.
Hal ini diungkapkan Ketua DPD Partai Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) saat diwawancara wartawan di sela-sela kegiatan buka puasa bersama para kader dan anak yatim piatu di Kantor Partai Golkar Sulut, Manado, Senin (17/4/2023) malam.
“Kan sudah ada SK-nya dari Pak Airlangga Hartarto untuk pergantian Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulut. Sudah ada (SK). Suratnya sudah keluar selasa yang lalu. Rabu sudah diterima di sini dan sudah berproses. Saya sudah tanda tangan surat untuk bisa ditindaklanjuti,” ungkap CEP didampingi kader dan pengurus sturktur partai.
Mantan bupati Minahasa Selatan itu juga memberikan pesan khusus kepada Raski Mokodompit. CEP meminta tujuh kader Golkar di DPRD Sulut harus bekerja sama.
Selain itu, tujuh kursi Golkar di DPRD diminta agar mampu memperjuangkan aspirasi rakyat. Apa yang menjadi aspirasi masyarakat itu harus segera ditindaklanjuti di lembaga DPRD.
“Itu amanah dari rakyat. Jadi saya pikir Pak Raski akan melaksanakan tugasnya dengan baik,” kata CEP optimis.
Selain DPRD Provinsi Sulut, CEP juga mengingatkan agar DPRD di kabupaten dan kota harus mampu melaksanakan kerja-kerja politiknya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Saya pikir itu diperjuangkan, agar supaya apa yang menjadi tujuan kita paling tidak Partai Golkar menindaklanjuti amanah dari rakyatnya,” jelas CEP.
Dengan dipercayakan Raski mengisi kursi Wakil Ketua DPRD Sulut, maka posisi ketua Fraksi Partai Golkar akan kosong. Sebelumnya, kursi tersebut diduduki oleh Raski.
“Ketua fraksi nanti akan berproses. Kita akan kaji kembali semua yang ada di alat kelengkapan DPRD (AKD). Reposisi semua,” katanya.
Soal peegantian antar waktu (PAW) teehadap James Arthur Kojongian, Golkar Sulut masih akan mengkaji.
“Soal Pak JAK akan kita kaji benar apa perlu PAW atau apa, nanti ada aturanya, ada mekanisme,” singkat CEP. (IVO)