TERASMANADO.COM – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda yang juga adalah Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) membuka pelaksanaan Indonesia International Waste Treatment Technology (IIWTT) 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puri Ratna Convention Hall, Grand Sahid Jaya, Jakarta, dan merupakan hasil kerjasama antara Apkasi dan Kadin Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda membahas mengenai pengelolaan sampah di daerah. Ia mengungkapkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang mencatat bahwa Indonesia menghasilkan timbunan sampah sebanyak 35,93 juta ton sepanjang tahun 2022. “Jumlah tersebut naik sebesar 22,04% secara tahunan dibandingkan tahun 2021, yang mencapai 29,44 juta ton. Dari total timbunan sampah tersebut, sebanyak 62,49% diantaranya telah berhasil dikelola, sedangkan sisanya sebesar 37,51% masih belum terkelola sepanjang tahun lalu,” kata Joune.
Lebih lanjut, Bupati Joune menyampaikan keprihatinan terkait permasalahan pengelolaan sampah, khususnya di negara-negara berkembang. Ia menegaskan bahwa di negara-negara maju, sampah telah menjadi bagian penting dari industri pengolahan dan daur ulang. Namun, negara-negara berkembang masih menghadapi kesulitan dalam menangani permasalahan sampah.
Lebih lanjut, Bupati Joune menjelaskan bahwa anggaran pengelolaan sampah di setiap negara, menurut Bank Dunia, dapat mencapai 20-50% dari total biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan. Sebagian besar dari anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan teknologi pengelolaan sampah.
“Oleh karena itu, Apkasi sebagai organisasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia merasa memiliki kewajiban moral dalam memfasilitasi pengelolaan sampah yang baik di daerah, mengingat pengelolaan sampah adalah urusan pemerintah daerah berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Daerah,” tukasnya
Apkasi bersama Kadin Indonesia bidang Pengembangan Otonomi Daerah telah mempersiapkan event Indonesia International Waste Treatment Technology; Expo and Forum sebagai wujud komitmen mereka dalam menyusun roadmap Pengelolaan Sampah Nasional. Melalui kegiatan ini diharapkan pemerintah daerah dapat menyusun ulang roadmap pengelolaan sampah dan berkomitmen untuk mengelola sampah melalui inovasi teknologi yang sudah berkembang. Dengan menerapkan sistem ekonomi berkelanjutan (circular economy) dan memanfaatkan teknologi pengelolaan sampah, pemerintah daerah diharapkan dapat menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan IIWTT 2023 juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, yang diwakili oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. Safrizal ZA, M.Si, serta Plh. Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Yukki Hanafi, dan dihadiri oleh Bupati dari seluruh Indonesia, narasumber, dan undangan lainnya.(VIC)