TERAS, Manado – Delapan dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kini berada pada status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.
Delapan daerah tersebut Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Manado, Kota Bitung, dan Kota Tomohon.
Penetapan ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 11 Tahun 2022. Dalam Inmendagri ini, tujuh daerah lain berada pada level 1 dan 2.
“Level satu hanya Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah Sulut Mery Pasorong, via Whatsapp, Selasa (15/2/2022).
Sedangkan level 2 yakni Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dan Kota Kotamobagu.
Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulut, dalam waktu tujuh hari atau sejak 8-14 Februari 2022, ada penambahan 2.014 kasus baru pasien positif corona.
“Terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan dalam tujuh hari terakhir ini. Kondisi ini memberi gambaran indikasi penularan varian Omicron,” ujar Mery.
Dia menjelaskan, sesuai referensi dari Organiasi Kesehatan Dunia (WHO), bahwa kecepatan penularan varian Omicron 4-5 kali lebih cepat dibandingkan penularan varian Delta.
“Testing dengan RDT Antigen dengan hasil reaktif di tingkat wilayah kabupaten dan kota mengalami peningkatan, kondisi ini menunjukkan gambaran transmisi Covid-19 sedang berlangsung di komunitas wilayah,” jelasnya.
Jadi, tidak hanya di dominasi deteksi RDT Antigen di pintu masuk baik bandara dan pelabuhan laut.
“Gambaran tersebut memberi alert yang kuat untuk segera melakukan pembatasan aktivitas masyarakat di semua sektor, sebagaimana yang telah dilakukan di tahun 2021,” imbaunya.
Secara akumulasi, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 37.216 orang, sembuh 33.838 orang, meninggal 1.048 orang, dan kasus aktif 2.330 orang.
“Secara persentase, angka kesembuhan Covid-19 di Sulawesi Utara per 14 Februari 2022 adalah 90,9 persen, angka kematian (case fatality rate) sebesar 3,09 persen, dan kasus aktif sebesar 6,2 persen,” tandas Mery. (SMM/KCM)