/

Gelaran Pasar Murah Bersubsidi Minut Jadi Percontohan

TERASMANADO.COM – Pasar murah bersubsidi yang selenggarakan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melalui Dinas Perdagangan di 10 kecamatan menjadi percontohan.

Sesudah kegiatan pasar murah yang digelar secara bergilir selama 16 hari, menurut Kadis Perdagangan Minut S. Maximilian Tapada MSi Kamis (08/12/2022) telah dilakukan evaluasi bersama pihak Bulog.

“Dalam evakuasi bersama pihak Bulog, pelaksanaan pasar murah bersubsidi di Kabupaten Minut menjadi role model/percontohan bagi daerah lain. Dimana pelaksanaanya terukur sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Tapada.

Dimana, kegiatan ini telah memberikan kontribusi menekan angka inflasi. “Pelaksanaan pasar murah bersubsidi telah berlangsung dengan baik dan langsung menyentuh masyarakat melalui usulan pemerintah desa,” tandasnya.

Kegiatan pasar murah bersubsidi ini dimulai pada 14 November, sebagai salah satu langkah yang diambil Pemkab Minut untuk menekan laju inflasi.

“Untuk mengatasi inflasi ada tujuh perangkat daerah yang diserahkan tugas menangani itu. Salah satunya Dinas Perdagangan dengan melaksanakan Pasar Murah yang sasarannya masyarakat miskin diprioritaskan yang belum menerima PKH, BLT dan bantuan-bantuan lainnya,” jelas Tapada.

Sebanyak 6000 paket akan disalurkan di 10 kecamatan, 125 desa dan 6 kelurahan. Menurut Kadis, paket yang akan disalurkan yaitu minyak goreng kemasan, terigu, telur dan gula. Tapada mengungkapkan paket ini merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Besar subsidi dari Pemkab Minut untuk Pasar Murah ini menurut Bulog yang terbesar di Sulawesi Utara yaitu sekitar 59 persen,” sebut mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Minut ini.

Ditambahkannya, diharapkan pasar murah ini akan menekan tingkat inflasi, sehingga tidak berdampak pada perekonomian di Minut apalagi di saat ini akan menghadapi Natal dan Tahun Baru. (CIV)

Latest from Headline