Ketambahan 374 Kasus Positif Covid-19, Sulut Pecah Rekor Lagi

TERAS, Manado- Kasus positif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Sulut terus melonjak. Dalam sehari bertambah 374 kasus, Jumat (16/7/2021). Ini melebih rekor sebelumnya pada Kamis (15/7/2021), yakni sebanyak 367 kasus.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulut, Merry Pasorong, malam tadi.

“Kasus Covid-19 hari ini rekor tertinggi,” katanya.

Dia menjelaskan, terkait lonjakan kasus yang hari ini pecah rekor di angka 374 tentu seperti yang sudah diinfokan dalam rilis sebelumnya.

“Ada faktor transmisi dugaan atau indikasi varian (VoC) seperti tingkat kejadian kasus di DKI atau Jawa. Faktor lain tentu dukungan dari masyarakat untuk mentaati prokes yang masih belum seperti yang diharapkan,” ujar dia.

Fakta menarik dan bermanfaat

Dengan demikian, jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 19.105 kasus.

Rinciannya, 15.848 orang sudah sembuh, 591 orang meninggal dunia, dan 2.666 orang masih dirawat.

Adapun penambah 374 kasus baru ini, paling banyak dari Manado sebanyak 148 kasus.

Kemudian, Minahasa Utara 48 kasus, Tomohon 33 kasus, Sangihe 31 kasus, dan Bitung 30 kasus.

Lalu, Kotamobagu 24 kasus, Minahasa 22 kasus, Minahasa Selatan 14 kasus, Bolmong delapan kasus, Bolmong Timur enam kasus, dan Sitaro empat kasus.

Sementara Minahasa Tenggara tiga kasus, Bolmong Selatan dua kasus, dan Talaud satu kasus.

Sedangkan pertambahan kasus meninggal ada 8. Yaitu kasus 18295, perempuan 54 tahun asal Minahasa. Kasus 18101, perempuan 72 tahun asal Tomohon, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 14 Juli 2021 dengan Pneumonia dan penyakit penyerta Hipertensi dan Hepatitis.

Kasus 18105, laki-laki 52 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 12 Juli 2021 dengan penyakit penyerta Limfoma non Maligna.

Kemudian kasus 17752, laki-laki 73 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 10 Juli 2021 dengan ARDS dan penyakit penyerta Hipertensi.

Kasus 16938, Laki-laki 66 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 13 Juli 2021 dengan Efusi Pleura.

Kasus 17382, Perempuan 72 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 13 Juli 2021 dengan penyakit penyerta gagal ginjal.

Dan kasus 17366, Laki-laki 76 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 7 Juli 2021 dengan ARDS dan penyakit penyerta Hipertensi.

Serta kasus 17022, Laki-laki 61 tahun asal Manado, meninggal dunia di salah satu RS di Kota Manado pada tanggal 4 Juli 2021 dengan penyakit Dispepsia.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulut terus mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi secara aktif dalam menekan transimisi penyakit ini, dengan langkah-langkah konkrit yang bisa dilakukan secara individu.

Disiplin memakai masker, menghindari kerumunan, menghindari lokasi atau ruangan dengan sirkulasi udara yang tidak baik.

Selain itu, mematuhi perintah dan jadwal kerja dari rumah, mengurangi pertemuan-pertemuan sosial yang tidak urgen, sedapat mungkin untuk bisa diam di rumah bila tidak ada aktivitas atau pekerjaan yang harus dilakukan, mencuci tangan dan membersihkan diri setiba di rumah.

Warga juga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala dan atau pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif.

Bagi mereka yang telah terkonfirmasi positif, disarankan untuk tidak menjalani isolasi mandiri di rumah, bila terdapat orang lanjut usia atau balita. Istirahat cukup dan makan makanan bergizi untuk menjaga imunitas tubuh. (YSL) 

Latest from Headline