TERAS, Manado – Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara Billy Lombok menegaskan partainya memberikan apresiasi terakit perjuangan semua orang termasuk dalam KIM (Koalisi Indonesia Maju) dan E2L (Elly Engelbert lasut) sehingga perjuangan bisa berhasil mengantarkan putra kawanua menuju istana.
“Jadi sekarang fokus jo sukseskan program Pak Prabowo for rakyat, dan mari kita bersatu singkirkan perbedaan alias manjo torang baku-baku bae,” kata Billy Lombok, Selasa (23/4/2024).
Ketua PAC Demokrat Kecamatan Wenang dan Wanea Lily Walanda memuji Conny Rumondor. Kata Lily, Conny pernah sebagai kader dan didikan Partai Demokrat, dan sebagai TKD Prabowo-Gibran sehingga bisa dipastikan Ibu Conny berhasil dilatih di Partai Demokrat.
“Makanya sekarang bisa sukses. Jadi filosofi nasionalis, religius Partai Demokrat telah tertanam baik di Ibu Conny Rumondor yang juga caleg Demokrat di Wenang-Wanea di 2014,” ungkap Lily kepada media.
Menurutnya, walaupun Tuhan belum berkenan tidak terpilih, namun di sini kami sarankan agar semua pihak belajar tentang loyalitas. Di mana saat Pak Prabowo di saat kritis berjuang di MK minimal kalau tidak mampu memberi atau membantu berupa data dan saksi ke kuasa hukum, bisa memberi dukungan moril dengan berdoa bersama atau santun dengan kehadirannya.
“Karena kan pengacara pun perlu data, bukti dan saksi jadi siapa dong mau kasih kalau bukan torang yang berjuang di daerah untuk membantu. Namun disayangkan malah disibukkan dengan urusan politik. Dulu bukan urusan perjuangan apalagi di Sulut lagi ada bencana erupsi alias tolong masyarakat dulu supaya jelas tu hati sebagai hamba yang berjuang bagi nusa dan bangsa,” ujar kader-kader Partai Demokrat Wenang-Wanea di mana tempat Conny Rumondor dididik sebagai politisi.
Diketahui, Conny Rumondor pernah mengembalikan KTA Gerindra dan pindah ke Partai Demokrat di 2013. Sehingga sosok Coony dinilai tidak konsisten dalam perjuangan ideologisnya. Ketua DPD Gerindra Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan saat itu pernah menegaskan Conny Rumondor dipecat. Beliau dipecat karena membuat banyak kasus di Partai Gerindra dan membuat malu nama baik partai satu di antaranya pernah dipenjara karena tersangkut masalah hukum.
“Pokoknya banyak hal yang merusak nama baik partai jelas Pak Glenny orang terdekat Pak Prabowo,” ujarnya.
“Ketumnya Partai Gerindra Pak Prabowo sedang berjuang di detik penentuan di MK, dia malah sibuk urus politik dan kepentingannya sendiri dan penjaringan kepala daerah di hari yang sama alias di hari yang menentukan,” tambahnya.
Sementara, Partai Demokrat sedang berjuang keras demi Pak prabowo dengan memberi data dan saksi serta berada di Jakarta memberi dukungan moril dan mengadakan doa bersama.
“Jadi dari sini kita bisa lihat mentalnya seperti apa dan terlihat juga siapa sebenarnya yang benar tulus ke Pak Prabowo dengan berjuang sampai akhir dan E2L Cagub kita beserta Demokrat harga mati Prabowo putra kawanua,” pungkasnya.
“Presiden kita harus dikawal sampai akhir dan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi apalagi ini ada bencana erupsi di Sitaro harusnya itu yang diutamakan oleh ketua TKD untuk membantu masyarakat supaya jangan masyarakat bilang habis torang pilih dorang lupa pa torang,” sambung para ketua Ranting Partai Demokrat Wenang-Wanea. (***)