TERASMANADO.COM – Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, Jumat 16 Agustus 2024 menghadiri rapat paripurna DPRD untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rapat paripurna ini juga bertepatan dengan sidang tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI serta penyampaian keterangan pemerintah mengenai APBN 2025 dan nota keuangan. Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Minut, Denny Kamlon Lolong, yang didampingi oleh Wakil Ketua Paulus Sundalangi dan Olivia Mantiri.

Rapat paripurna ini dihadiri anggota Forkopimda, KPU Minut, Bawaslu Minut, Sekda Novly Wowiling, Sekwan Jossy Kawengian, dan para kepala OPD serta direksi perusahaan daerah.
Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengakui bahwa sepuluh tahun masa kepemimpinannya mungkin belum cukup untuk menyelesaikan semua permasalahan bangsa, dan ia memohon maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang mungkin merasa kecewa.

Selain itu, Presiden Jokowi menyampaikan optimismenya mengenai cita-cita Indonesia Emas 2045 yang bisa dicapai dengan persatuan dan kerja sama dari seluruh elemen bangsa. Ia juga mengumumkan rencana untuk menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Presiden Terpilih, Prabowo Subianto, pada 20 Oktober 2024. Dalam pidato tersebut, Jokowi juga menitipkan harapan dan cita-cita seluruh rakyat Indonesia kepada Prabowo untuk diwujudkan dalam periode pemerintahan mendatang.
Presiden Jokowi dalam penyampaian keterangan mengenai Rancangan Undang-Undang APBN 2025 dan nota keuangannya, mengungkapkan rasa syukurnya karena Indonesia mampu menghadapi tantangan besar selama 10 tahun terakhir, termasuk pandemi Covid-19, gejolak politik global, dan perubahan iklim. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga di kisaran 5%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan global.
Presiden juga menyoroti keberhasilan pembangunan infrastruktur Indonesia selama satu dekade terakhir, termasuk pembangunan jalan tol, jalan nasional, bendungan, irigasi, pelabuhan, bandara, serta pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia menegaskan bahwa peran APBN 2025 akan dimanfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan, termasuk memanfaatkan bonus demografi dan meningkatkan daya tarik investasi untuk membuka lebih banyak lapangan kerja.(VIC)