///

Louis Schramm Sebut Pengobatan Gratis Fransus 86 Sangat Berdampak dan Bermanfaat Untuk Warga

Minut, TERASMANADO.COM – Memperingati empat dekade kelulusan, alumni SMP Frater Don Bosco dan SMP Suster Manado angkatan 1986 (Fransus 86) menggelar aksi bakti sosial dengan tema “Torang Bakudapa Ulang” di kawasan Mangrove Park, Wori, Minahasa Utara, Sabtu (22/8/2026).

Dalam kegiatan itu, Almuni Frasus 86 Manado menggelar berbagai kegiatan, seperti pengobatan gratis bagi masyarakat desa di antaranya pemeriksaan kesehatan dan obat gratis, kacamata gratis, dan penyuluhan kesehatan. Selain itu, juga menggelar donor darah. Kemudian, kegiatan anak-anak, seperti edukasi perlindungan anak, games, dan lomba mewarnai.

Aksi kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, S.H., M.H. Sebagai sesama alumni sekaligus pimpinan komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat dan kesehatan, Louis menilai inisiatif ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Langkah menyasar warga secara langsung tanpa memandang hubungan kenalan menunjukkan kepekaan sosial yang murni,” kata Louis.

Ia juga memuji kolaborasi lintas lembaga yang dilibatkan dalam acara tersebut, seperti RS Pancaran Kasih, RS Mata, RS ODSK, PMI, dan Dinas Kesehatan setempat.

Menurutnya, sinergi ini membuktikan bahwa reuni alumni dapat diubah dari sekadar ajang nostalgia menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berdampak untuk warga,” tambah Louis.

Ketua Panitia Reuni Fransus 86, Franky Tielung mengatakan, bahwa fokus utama perayaan 40 tahun ini adalah pelayanan publik. Rangkaian kegiatan mencakup pengobatan dan pemeriksaan mata gratis bagi sekitar 300 warga Desa Tiwo dan Wori, pembagian sembako, aksi donor darah, serta edukasi perlindungan anak.

“Kami berkumpul bukan untuk sekadar hura-hura, melainkan untuk melayani. Semangat dari para Frater dan Suster Don Bosco tetap kami jaga hingga hari ini,” kata Frangky.

Ia menambahkan bahwa seluruh program komunitas diselaraskan dengan agenda pemerintah agar dampaknya tepat sasaran dan berlanjut secara berkala.

Dalam kegiatan itu, Louis ikut mendonorkan darahnya. (**)

Latest from Manado