TERASMANADO.COM— Kontingen Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi dilepas untuk bertarung dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke-IX tahun 2022 yang akan digelar di wilayah Bolmong, 14-19 November ini.
Kontingen yang terdiri dari 335 atlit putra putri terbaik Sangihe itu tergabung dalam 23 cabang olahraga (Cabor), dilepas secara resmi di depan rumah jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Selasa (8/11/2022).
Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan dalam sambutannya mengingatkan agar kontingen Sangihe selalu menjaga kekompakan dan mengutamakan komunikasi serta kerja sama untuk meminimalisir kendala-kendala yang notabene lumrah terjadi di lapangan.
“Tentunya dalam helatan yang melibatkan banyak orang tidak ada hal yang selalu mulus-mulus saja. Tapi jika komunikasi berjalan dengan baik maka kita bisa mengurangi potensi masalah yang bisa saja muncul demi Kabupaten Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ungkap Tamuntuan.

Pada kesempatan tersebut, dirinyapun “memompa” semangat kontingen dalam bertanding dengan menjanjikan bonus bagi atlit yang mampu berprestasi dalam Porprov XI Bolmong.
“Untuk atlit yang mampu membawa pulang medali baik Emas, Perak maupun Perunggu tentu saya pribadi punya apresiasi khusus. Tapi hal ini masih rahasia, apakah uang cash ataupun dalam bentuk apresiasi lain,” ujar istri Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andy Silangen ini.
Di akhir sambutannya, Tamuntuan kembali menyampaikan harapannya agar nama baik Sangihe bisa terkumandangkan di Bolaang Mongondouw.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana berharap putra-putri terbaik Tampungang Lawo kali ini bisa meningkatkan capaian prestasi.
Namun, yang lebih dari pada itu, dirinya menekankan terbangunnya sporitivitas dalam diri semua atlit dan kontingen yang ikut serta dalam Porprov tahun 2022 ini.

“Kita membawa panji kebanggaan Sangihe, panji Somahe kai Kehage. Untuk itu saya menitipkan kepada kita sekalian agar dapat menjaga disiplin, nama baik daerah serta prestasi dari helatan-helatan yang sudah kita ikuti,” tegasnya.
23 Cabor yang diikuti, lanjut Gaghana, tentu saja memikul harapan dan dambaan masyarakat Sangihe. Untuk itu dirinya mengapresiasi seluruh altlit, pelatih serta official yang mau berjuang untuk Kabupaten batas utara NKRI-Filipina ini. (AYU)