Airmadidi, TERASMANADO.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menegaskan arah pembangunan daerah ke depan saat Bupati Joune Ganda menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Minut, Senin (09/03/2026). Agenda yang berlangsung di ruang sidang DPRD tersebut juga diikuti dengan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas laporan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun anggaran.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Minut Vonnie Adel Rumimpunu didampingi Wakil Ketua Chintya Imelda Erkles dan dihadiri Wakil Bupati Kevin W. Lotulung. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus refleksi terhadap capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025.
Dalam sambutannya, Joune Ganda menegaskan bahwa rapat paripurna tersebut bukan sekadar agenda administratif pemerintahan, tetapi ruang pertanggungjawaban kepemimpinan serta evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif.

“Rapat paripurna ini bukan sekadar agenda formal pemerintahan. Forum ini merupakan ruang pertanggungjawaban kepemimpinan, ruang evaluasi bersama, sekaligus ruang untuk menegaskan arah masa depan pembangunan Kabupaten Minahasa Utara,” ujar Joune Ganda.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mengarahkan kebijakan pembangunan untuk mewujudkan visi besar daerah yakni “Minahasa Utara Hebat melalui penguatan transformasi sebagai hub logistik yang maju dan berkelanjutan.” Menurutnya, posisi strategis Minahasa Utara yang berada di koridor Manado–Bitung serta keberadaan Kawasan Pariwisata Super Prioritas Likupang menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Bupati juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif sepanjang 2025, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dari 77,05 menjadi 77,76, pertumbuhan ekonomi dari 5,21 persen menjadi 5,50 persen, serta penurunan tingkat kemiskinan dari 6,95 persen menjadi 6,05 persen. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.
Meski demikian, Joune Ganda mengakui masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus dihadapi ke depan. Karena itu, ia berharap Panitia Khusus DPRD yang dibentuk dapat memberikan pandangan strategis dan rekomendasi konstruktif sebagai bahan perbaikan tata kelola pemerintahan dan penguatan arah pembangunan daerah. “Kami sangat mengharapkan masukan, pandangan strategis, serta rekomendasi dari DPRD sebagai bahan perbaikan dan penguatan penyelenggaraan pemerintahan daerah ke depan,” pungkasnya.
Rapat paripurna dihadiri, jajaran Forkopimda Minut, para Asisten Setdakab Minut, Sekretaris DPRD Minut Jackson Ruaw, para Kepala OPD, para Direktur, para Camat dan para Hukum Tua/Lurah.(VIC)




