TERASMANADO.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus melakukan sinergitas bersama Forkopimda. Kamis (2/11/2023), KPU Sulut kembali melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut.
Ketua KPU Sulut Kenly M. Poluan mengatakan, koordinasi ini untuk memantapkan kesiapan jelang Pemilu 2024. Poluan berterima kasih kepada Kejati Sulut bersama jajaran yang sudah menerima pihaknya.
Poluan pun menjelaskan tahapan pemilu yang sementara berjalan yaitu penetapan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR, DPD dan DPRD pada tanggal 3 November dan pengumuman DCT pada tanggal 4 November 2023, serta pengadaaan logistik pemilu tahap I yang sudah ada di masing-masing gudang KPU Kabupaten/Kota dan saat ini memasuki pengadaan logistik pemilu tahap II.
“Tentunya kami berharap kerja sama dan dukungan dari Kejati Sulut dalam setiap tahapan pemilu yang KPU Sulut laksanakan, serta memohon adanya pengawasan dan pendampingan oleh Kejati Sulut agar bisa meminimalisir resiko pelanggaran hukum maupun sengketa proses,” jelas Poluan.
Dalam koordinasi itu, Poluan didampingi Anggota KPU Sulut Meidy Tinangon, Sekretaris KPU Sulut Lucky Firnandy Majanto dan Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Parhubmas, SDM dan Hukum Carles Worotitjan.
Pertemuan itu diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut Andi Muhammad Taufik. Taufik mengapresiasi kehadiran KPU Sulut beserta rombongan.
Taufik juga menyampaikan setelah terlaksananya Memorandum Of Understanding (MoU) antara KPU dan Kejaksaan Republik Indonesia, maka Kejaksaan Tinggi Sulut berkomitmen membantu KPU Sulut ketika membutuhkan pertimbangan maupun pendampingan hukum baik itu terkait perencanaan, proses pengadaan dan pendistribusian ataupun yang lainnya, sehingga sedini mungkin kami dapat memitigasi resiko yang dapat menghambat penyelenggaraan pemilu 2024.
Taufik juga berharap kerja sama dan koordinasi ini tidak hanya sampai di tingkat provinsi saja tetapi juga hingga di tingkat kabupaten/kota.
“Saat ini juga kami telah membuka posko pemilu di masing-masing Kejaksaan Negeri yang dimanfaatkan untuk mengawal dan memberikan informasi pemilu yang sementara berjalan,” kata Taufik.
Turut hadir dalam kunjungan ini, Wakajati Emilwan Ridwan, Ass Intelejen Marthen Tandi, Ass Perdata dan Tata Usaha Negara Frenkie Son, Ass Tindak Umum Jeffry Maukar. (IVO)