TERASMANADO.COM – Pasca bencana yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten MInahasa Utara (Minut), Minggu (07/04/2024) lalu, Bupati Joune Ganda dan jajaran menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) penanganan bencana bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (13/04/2024) di Aula Kantor Bupati.
Bupati Joune .Ganda meminta arahan pihak BNPB mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan Pemkab Minut dalam mitigasi serta penanganan bencana yang komprehensif.
Pasalnya terdapat sejumlah titik yang sudah berulang kali terjadi bencana. Untuk itu agar dapat dilakukan penanganan secara komprehensif dan terukur, perlu diperjelas mengenai status kepemilikan.
Misalnya jembatan atau jalan milik desa, dapat diperbaiki oleh Pemkab jika sudah diserahkan kepemilikannya. Begitupun jika ada jalan milik Pemprov atau jalan nasional, harus diketahui dulu status kepemilikan untuk diusulkan perbaikannya ke instansi teknis.
Sementara Direktur Perencanaan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Johny Sumbung dalam arahan menyampaikan agar data data harus sinkron agar tepat dalam pengambilan keputusan. “Posko bencana agar setiap hari mengupdate terkait apa yang sudah dilaksanakan dan kendala apa yang ditemui di lapangan,” kata Sumbung..
Pemkab Minut juga akan berkoordinasi dengan instansi pusat, mengingat terdapat sejumlah hal teknis yang harus mendapat rekomendasi dari instansi teknis, seperti Balai Jalan dan Balai Sungai
Rakorev ini dihadiri oleh Kapolres Minut AKBP Dandung Putut Wibowo, Dandim Letkol CZi Hanif Tupen, Pejabat eselon 2, para Camat, Direktur RSUD, Hukum Tua desa yang terdampak bencana dan Kepala SMPN Liksel di Batu.(VIC)