Manado, TERASMANADO.COM – Peristiwa banjir bandang yang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Sitaro, Senin (5/1/2026) dini hari mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sulut Toni Supit.
Mantan Bupati Sitaro dua periode ini menyatakan bahwa peristiwa banjir bandang yang terjadi di Sitaro kali ini yang terparah karena sampai siang tadi sudah ada 14 korban ditemukan tewas.
Kepada wartawan, Legislator Dapil Nusa Utara ini berharap semua korban dapat ditangani dengan baik.
Diakui Tonsu sapaan akrab politisi PDIP ini, peristiwa banjir bandang yang terjadi di Sitaro, kurang lebih ada 9 titik, Pengurus DPC PDIP Sitaro langsung bergerak untuk membantu masyarakat. “Begitu terjadi bencana, Saya langsung instruksikan jajaran DPC PDIP Sitaro untuk bergerak turun lapangan membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” ujar Tonsu.
Tonsu mengakui, untuk penanganan awal para korban bencana yang ada disana, pihaknya terus berkoordinasi supaya kebutuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak korban banjir disana bisa secepatnya dipenuhi.
“Saya sudah berkoordinasi dengan pihak pihak yang ada disana, khususnya teman-teman yang bertugas dari partai maupun dari DPRD kabupaten Sitaro terkait dengan pemberian bantuan terutama kebutuhan masyarakat, mereka perlu dapur umum, bahan makanan. Jadi di beli di toko toko yang ada disana seperti beras supermi, kasur dan juga pakaian pakaian yang kami kirim dari sini untuk membantu masyarkaat yang terdampak korban banjir di Siau,” katanya.
Tonsu juga mengimbau kepada warga tetap waspada dan juga jangan lengah.
“Kalau ada hujan dengan intensitas tinggi khususnya pada malam hari harus jangan tidur lelap, kalau melihat keadaan bisa mengungsi dulu ke tempat-tempat lebih aman,” imbaunya. (ivo)



