//

Bupati Thungari Resmikan Coastal 500, Desa Pesisir Sangihe Perkuat Komitmen Jaga Laut

Sangihe, TERASMANADO.COM — Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Ikrar Kemitraan Kepala Desa/Lurah Pesisir (Coastal 500) sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-14 (TPB-14) tentang Ekosistem Laut. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Tahuna Beach, Senin (30/3/2026).

Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan kelurahan pesisir dalam menjaga kelestarian ekosistem laut secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari mengungkapkan bahwa dirinya pernah menghadiri pertemuan di Jakarta pada Agustus lalu yang membahas berbagai inisiatif perlindungan wilayah pesisir dan laut. Dari pengalaman tersebut, ia melihat keseriusan berbagai organisasi non-pemerintah dalam menjalankan program pelestarian laut, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

“Yang membanggakan, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi daerah ke-500 di dunia yang bergabung dalam program ini. Ini merupakan angka yang sangat istimewa bagi kita,” ujar Thungari.

Ia menegaskan, sebagai daerah kepulauan, kehidupan masyarakat Sangihe tidak terlepas dari laut. Selain menjadi sumber mata pencaharian, laut juga merupakan bagian dari identitas budaya serta penopang masa depan masyarakat.

Oleh karena itu, menjaga kelestarian ekosistem laut bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan yang sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya TPB-14 tentang perlindungan dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Thungari juga menjelaskan bahwa kewenangan pemerintah kabupaten dalam pengelolaan wilayah laut terbatas, di mana wilayah hingga 12 mil menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sedangkan di atasnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Meski demikian, ia menekankan bahwa peran pemerintah desa dan kelurahan pesisir tetap sangat vital, terutama dalam pengelolaan kawasan pesisir, pelestarian lingkungan laut di tingkat lokal, serta pembinaan masyarakat nelayan.

“Peran bapak dan ibu sangat penting dalam mengatur dan menjaga laut di wilayah masing-masing, termasuk membina para nelayan. Dari sinilah kita menentukan masa depan keberlanjutan sumber daya laut untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh para camat, lurah, kapitalaung, serta dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Ayuk)

Latest from Nusa Utara