///

MoU B-to-B Minut-Gorontalo Resmi Ditandatangani, Kolaborasi Dorong Ketahanan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Airmadidi, TERASMANADO.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) Business to Business (B-to-B) antara BUMDes Kabupaten Gorontalo dan PUD Klabat Minut. Kerja sama yang berlangsung di Ruang Upango Kantor BKAD Gorontalo, Senin (15/06/2026), ini menjadi langkah strategis kedua daerah dalam memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kapasitas pemerintah daerah melalui kolaborasi lintas wilayah.

Kesepakatan tersebut difokuskan pada pengendalian inflasi, capacity building, dan pengembangan ekonomi lokal yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua kabupaten. Penandatanganan turut disaksikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara dan Gorontalo, Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly Wowiling, Kepala BKAD Minut Carla A. Sigarlaki, Asisten II Robby Parengkuan, Kepala Dinas Perhubungan Minut Bobby Nayoan, serta Direktur Utama PUD Klabat Minut Lidia Katuuk.

Membuka kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menilai kemitraan antardaerah menjadi strategi penting dalam memperkuat pembangunan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi. Menurutnya, kerja sama tidak hanya mempererat hubungan kedua pemerintah daerah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kesejahteraan masyarakat. 

“Kerjasama ini bukan hanya memperkuat hubungan kedua kabupaten, tetapi meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan dan memperkuat sinergi guna mendorong kemajuan daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Makmur.

Sugondo juga menekankan pentingnya capacity building agar pemerintah daerah mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok melalui optimalisasi peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Upaya tersebut dinilai menjadi pondasi penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi daerah di tengah dinamika perekonomian.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly Wowiling menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu prioritas nasional yang membutuhkan sinergi berbagai pihak. Menurutnya, kolaborasi antardaerah menjadi instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat melalui stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok. 

“Pengendalian inflasi menjadi perhatian penting sebab berpengaruh terhadap daya beli masyarakat. Kerjasama antardaerah ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat strategi pengendalian inflasi yang efektif,” tukas Wowiling.

Melalui penandatanganan MoU B-to-B tersebut, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen membangun kemitraan berkelanjutan yang tidak hanya memperkuat pengendalian inflasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kerja sama ini diharapkan menjadi model sinergi antardaerah dalam meningkatkan ketahanan ekonomi sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.(VIC)

Latest from Minahasa Raya