Manado, TERASMANADO.COM – Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado, turun tangan memfasilitasi pengelolaan lahan pekuburan milik Masjid Nurul Huda.
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah kelurahan dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait sarana ibadah dan pemakaman.
Lurah Ketang Baru, Surianti Nurdin SE, menyatakan bahwa kehadiran aparatur kelurahan bertujuan memastikan proses pengelolaan lahan pekuburan berjalan tertib dan lancar.
“Kami berkoordinasi dengan pengurus masjid, pihak terkait, serta masyarakat agar seluruh proses dapat berjalan dengan baik,” ujar Surianti, Kamis (30/7).
Fasilitasi tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Pembahasan utama dalam pertemuan itu menyikapi kondisi lahan pekuburan warga Ketang Baru yang berlokasi di Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, yang kini hampir penuh kapasitasnya.
Sebagai antisipasi, Badan Pengelola Pekuburan Kelurahan Ketang Baru telah menyiapkan lahan baru di Kelurahan Singkil Dua atau area Kebun Kopi. Namun, pemanfaatan lahan alternatif ini terkendala akses jalan yang sulit ditempuh.
Ketua Badan Pengelola Pekuburan Kelurahan Ketang Baru, Rusdy Mongay SE, menjelaskan bahwa kendala infrastruktur menjadi alasan utama dilakukannya musyawarah dengan unsur pemerintah.
“Kami perlu duduk bersama kembali mencari solusi karena akses menuju lahan baru masih menjadi kendala,” kata Rusdy.
Meski demikian, menurut Rusdy para pihak telah sepakat untuk tetap memanfaatkan lahan eksisting di Kombos Timur sambil terus merumuskan langkah terbaik dalam pertemuan lanjutan.
Surianti menegaskan bahwa Kelurahan Ketang Baru akan terus berperan aktif memfasilitasi dialog antara pihak.
“Pastinya kami harus terus mengambil peran membantu pihak-pihak terkait agar pengelolaan lahan pekuburan ini dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (***)

