///

75 Anak di Paroki Bunda Teresa GPI Terima Komuni Pertama, Pastor Angky Ajak Orang Tua Jadi Teladan Iman bagi Anak

Manado, TERASMANADO.COM – Sebanyak 75 anak menerima Sakramen Ekaristi dalam perayaan Komuni Pertama di Paroki Bunda Teresa dari Calcutta GPI, Sabtu (05/09/2026). Penerimaan sakramen tersebut menjadi bagian dari puncak perayaan pesta pelindung paroki dalam misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki Fransiscus Antonio Runtu, Pr dan Pastor Neomis Pastor Valentino Pandelaki, Pr.

Dalam penerimaan sakramen ekaristi, anak-anak tidak hanya didampingi orang tua, tetapi juga orang tua baptis yang turut mengambil bagian dalam pendampingan iman mereka.

Dalam khotbahnya, Pastor Angky, sapaan akrab Pastor Paroki, mengingatkan bahwa ekaristi tidak dapat dilepaskan dari pengorbanan. Karena itu, anak-anak yang mulai menerima Komuni diajak memahami bahwa kehidupan iman tidak selalu berlangsung dalam situasi senang, tetapi juga dapat diwarnai pergumulan.

“Ekaristi ada dari pengorbanan. Kehidupan tidak selalu nyaman tapi ada juga pergumulan dan kesesakan,” ujar pastor dalam khotbahnya.

Pesan tersebut juga diarahkan kepada orang tua dan orang tua baptis. Dimana keduanya memiliki tanggung jawab untuk mendampingi anak dalam pertumbuhan iman, sebagaimana janji yang telah diikrarkan saat membawa anak menerima sakramen baptis. Pendampingan itu antara lain diwujudkan dengan membiasakan anak menerima komuni dan mengantar mereka mengikuti perayaan Misa di gereja.

Pastor secara khusus mengingatkan orang tua agar tidak hanya mengajarkan iman melalui kata-kata, tetapi memberikan teladan melalui kehidupan sehari-hari. Orang tua berkewajiban membawa anak mengikuti Misa setiap Minggu sekaligus membangun kebiasaan hidup beriman dalam keluarga.

Menurutnya, pendidikan iman anak merupakan bagian dari tanggung jawab orang tua dalam sakramen perkawinan. Tanggung jawab tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan iman anak sejak usia dini. “Mendidik anak adalah kemuliaan sakramen pernikahan yang hanya bisa diterima dan dirasakan orang tua,” tegas Pastor Angky.

Selain pendidikan iman, pastor mengajak umat menghidupi semangat berbagi dan kepedulian kepada sesama. Pesan itu dikaitkan dengan teladan Santa Teresa dari Calcutta yang dikenal melalui pelayanan kepada masyarakat kecil dan mereka yang membutuhkan.

“Bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi yang membutuhkan sesuai teladan Santa Teresa dari Calcutta,” tandasnya.

Sesudah perayaan ekaristi, rangkaian pesta pelindung dilanjutkan dengan santap kasih bersama seluruh umat paroki dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba antar wilayah rohani.(VIC)

Latest from Headline