//

UPP Tahuna Siapkan Trayek Kapal Perintis 2027 untuk Sangihe, Talaud, dan Sitaro

SANGIHE, TERASMANADO.com – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna mulai membahas penetapan trayek kapal perintis tahun anggaran 2027 bersama pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dan instansi teknis terkait.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPP Kelas II Tahuna, Meifrid Palenewen, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di Kantor UPP Kelas II Tahuna, Senin (19/10/2026).

Menurut Meifrid, pembahasan trayek kapal perintis tersebut berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara di Manado. Pertemuan itu melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara, serta direktorat teknis terkait di tingkat kementerian.

Pembahasan difokuskan pada penyusunan jaringan pelayaran perintis di kawasan Nusa Utara, yang mencakup Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).

“UPP Tahuna bersama Dinas Perhubungan Sangihe, Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara, serta direktorat teknis terkait sedang membahas trayek kapal perintis untuk tahun 2027,” ujar Meifrid.

Ia menjelaskan, koordinasi lintas instansi tersebut merupakan bagian dari proses penyusunan trayek untuk memastikan kebutuhan transportasi laut masyarakat di wilayah kepulauan dapat terakomodasi dengan baik.

Hasil pembahasan nantinya akan menjadi dasar dalam proses penetapan jaringan trayek kapal perintis yang diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia–Filipina.

Meifrid menegaskan, kepastian mengenai rute dan jadwal pelayaran menjadi hal penting agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas terkait layanan kapal perintis yang direncanakan beroperasi pada 2027.

Ia berharap pembahasan yang dilakukan sejak dini dapat mendukung kepastian layanan transportasi laut sekaligus mencegah kesimpangsiuran informasi mengenai rute dan jadwal operasional kapal perintis di wilayah Nusa Utara.

Melalui koordinasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan instansi teknis terkait, penetapan trayek kapal perintis 2027 diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarpulau serta memperlancar mobilitas masyarakat di Sangihe, Talaud, dan Sitaro. (Ayuk)

Latest from Nusa Utara