Sangihe, TerasManado.com — Pemilihan Kepala Desa/Kapitalaung (Pilkades) serentak di Kampung Naha, Kabupaten Kepulauan Sangihe, berlangsung pada Rabu (21/10/2026). Sebanyak empat calon Kapitalaung mengikuti kontestasi tersebut, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 969 orang.

Berdasarkan data pemilihan, sebanyak 679 pemilih menggunakan hak pilih, sedangkan 290 pemilih tidak menggunakan hak pilih. Dari total suara yang masuk, tercatat sebanyak 651 suara sah dan 28 suara tidak sah.
Pelaksanaan pemilihan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kampung Naha untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan kampung serta membawa aspirasi masyarakat demi pembangunan ke depan.
Penjabat (Pj) Kapitalaung Kampung Naha, Ilsje Riciani Aguw, menyampaikan rasa syukur karena pelaksanaan pemilihan Kapitalaung kali ini menjadi pengalaman pertama baginya dalam menyaksikan secara langsung proses pemilihan kepala desa, khususnya di Kampung Naha.
“Sebagai penjabat, saya sangat bersyukur karena ini menjadi pengalaman pertama bagi kami dalam menyaksikan pemilihan kepala desa. Ternyata, masyarakat di Kampung Naha cukup antusias dengan digelarnya pemilihan Kapitalaung hari ini,” ungkapnya.

Ia berharap, siapa pun calon yang mendapatkan kepercayaan masyarakat nantinya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, jujur, adil, serta bermartabat.
Menurutnya, pemimpin yang terpilih harus mampu menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan ketakwaan kepada Tuhan, serta mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Pesan kami kepada calon yang terpilih nantinya, yang paling utama adalah mengutamakan kepentingan masyarakat. Selain itu, diharapkan dapat membangun kampung ini dengan baik sehingga Kampung Naha ke depannya semakin maju dan lebih baik lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kapitalaung Kampung Naha, Hardjo Salamudin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Naha yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan pemilihan Kapitalaung.
Ia mengapresiasi partisipasi warga yang telah bersama-sama menjaga jalannya proses pemilihan agar berlangsung dengan aman dan tertib.
“Saya sangat mengapresiasi masyarakat Kampung Naha yang telah berpartisipasi dalam pemilihan Kapitalaung hari ini. Kami berterima kasih kepada seluruh warga yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan pemilihan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga proses pemilihan dapat berjalan dengan baik,” ujar Hardjo Salamudin.
Ia berharap, semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat tetap terjaga, siapa pun calon yang nantinya memperoleh kepercayaan untuk memimpin Kampung Naha.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, persatuan dan kepentingan bersama harus tetap menjadi prioritas demi kemajuan dan pembangunan Kampung Naha ke depan.
Pemilihan Kapitalaung merupakan salah satu bentuk pelaksanaan demokrasi di tingkat kampung. Melalui proses ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk menentukan sosok pemimpin yang akan mengemban amanah pemerintahan dan pembangunan kampung.
Secara umum, tahapan pemilihan kepala desa meliputi persiapan, penetapan calon, pelaksanaan pemungutan suara, penghitungan suara, penetapan hasil, serta proses pengesahan dan pelantikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan terlaksananya pemilihan ini, masyarakat diharapkan dapat terus menjaga persatuan dan mendukung proses demokrasi yang berjalan sesuai aturan.

Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang amanah, terbuka terhadap aspirasi warga, serta berkomitmen mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Naha.
Pemilihan Kapitalaung bukan sekadar menentukan pemimpin, tetapi juga menjadi langkah bersama untuk mewujudkan Kampung Naha yang lebih baik, maju, dan sejahtera. (ADVERTORIAL)

