Manado – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama TAPD melanjutkan pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2025, Jumat (8/8/2025).
Terpantau, pembahasan dilakukan lebih dulu di ruangan Ketua DPRD Sulut dr Fransiscus Andi Silangen. Setelah itu pimpinan dan anggota Banggar serta TAPD turun ke ruang paripurna kantor DPRD Sulut.
Di kesempatan itu, Personel Banggar yang juga Ketua Komisi IV Vonny Paat mengungkapkan terkait kondisi UPTD Samsat di kabupaten/kota. Politisi PDIP itu mendorong Pemprov memperhatikan UPTD Samsat karena menjadi salah satu sumber-sumber pendapatan daerah.
“Dalam kunjungan kerja kami dapatkan ada beberapa UPTD Samsat tidak lagi memenuhi syarat untuk kantornya dan juga pengalokasian dana yang kecil padahal samsat itu merupakan potensi-potensi PAD,” ungkap Vonny.
Legislator dapil Minahasa-Tomohon itu menambahkan, contoh di Samsat Bolmong itu meliputi Bolmong, Bolmut, dan Boltim. Dana mereka dalam melakukan sweeping atau razia pajak kendaraan bermotor hanya satu kali sudah habis.
“Ini kan sumber pendapatan. Seharusnya mereka mengalokasikan untuk dua kali tilang, masyarakat yang tidak bayar pajak mereka akan bayar pajak. Jadi perlu dibantu pengalokasian dana,” ujar Vonny.
Vonny juga meminta Pemprov perlu mengadakan layanan internet starlink yang bisa membantu setiap UPTD Samsat yang kesulitan jaringan.
“Tolong Pak Sekprov perhatikan SKPD-SKPD yang potensi PAD. SKPD yang mensupport sumber-sumber pendapatan daerah untuk ditambahkan anggarannya. Juga saran dan prasaran di masing-masing UPTD diperhatikan. Itu fakta di lapangan yang kami dapati,” tegas Vonny. (ivo)




