//

Pertemuan Pemilik Lahan Bersama Warga Koha Ditunda, APH dan Pemerintah Sementara Turun Lapangan

Manado, TERASMANADO.COM – Rencana pertemuan masyarakat Desa Koha dengan pemilik lahan di Agotey, yang beberapa hari ini ramai diperbincangkan, Jumat (24/4/2026) mengalami penundaan.

Wenny Lumentut menyatakan penundaan pertemuan tersebut karena saat ini Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah sementara turun lapangan.


“Saya sementara dimintai data-data. Saya tidak ingin mendahului. Biarlah nanti yang berkepentingan menjelaskan,” kata Wenny Lumentut.

Diketahui lokasi tanah Agotey milik dari Wenny Lumentut yang rencananya untuk pembangunan objek wisata paralayang di Desa Agotey, mendapat pengeluhan dari masyarakat yang ada di Desa Koha. Karena diduga pembangunan objek wisata tersebut berdampak dengan air bersih di desa Koha menjadi kotor dan tak bisa dikonsumsi.

Sebelumnya, Wenny Lumentut menegaskan bahwa lahan yang menjadi polemik tersebut merupakan tanah perkebunan yang sah secara hukum.

“Ini tanah perkebunan, bukan hutan lindung. Tanah bersertipikat sejak 25 tahun lalu,” ujar WL. (*/ivo)

Latest from Minahasa Raya