Manado, TERASMANADO.COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Utara menggelar peringatan 30 tahun Kudatuli. Kegiatan ini digelar di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Kota Manado, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri pengurus struktur partai baik DPD hingga DPC. Terlihat hadir Wakil Ketua DPD PDI-P Steven Kandouw, Sekretaris Reza Rumambi, Bendahara yang juga Wali Kota Manado Andrei Angouw, Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara Fransiscus Andi Silangen, Ketua DPC PDI-P Manado yang juga Wakil Wali Kota Richard Sualang, Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey, dan para personel Fraksi PDI-P.
“Dengan memperingati Kudatuli, ini mengingatkan torang untuk tetap solid, tetap saling bantu membantu, saling menghargai posisi kita masing-masing,” kata Steven Kandouw dalam pesan-pesan politiknya mengingatkan kepada seluruh kader PDI-P.
Lanjut Steven, “Kenapa kita lambangnya banteng? Karena banteng ini menggambarkan kolektifitas. Banteng itu cari makan, makan sama-sama. Banteng itu susah, susah sama-sama. Ada serangan lawan sama sama.”
“Substansi dari Kudatuli ini menurut hemat saya adalah apa semangatnya mereka harus terus kita gelorakan.” (ivo)

