Manado, TERASMANADO.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr. Fransiscus Andi Silangen mengatakan bahwa insan pers merupakan mitra strategis dalam mendorong pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial yang dijalankan secara profesional.
Hal itu disampaikan Silangen saat menghadiri agenda Ngobrol Politik (Ngopi) Bareng yang digelar Forum Wartawan DPRD (FORWARD) Sulut bersama pimpinan dan anggota DPRD Sulut dan dihadiri puluhan wartawan pos liputan DPRD Sulut di basemen Gedung DPRD Sulut, Selasa (28/7/2026).
“Hari ini hari yang luar biasa karena kita bisa bersama dalam Ngopi Bareng, Ngobrol Politik bersama Forum Wartawan DPRD Sulut,” kata Silangen.
Menurut dia, profesi wartawan sangat mulia dan memiliki kesamaan dengan profesi dokter karena sama-sama berpegang pada kode etik serta memiliki landasan hukum yang jelas.
“Saya kira wartawan adalah profesi yang luar biasa mulia. Profesi wartawan sama dengan profesi dokter. Keduanya memiliki kode etik. Dokter memiliki aturan profesi, begitu juga pers yang diatur melalui Undang-Undang Pers,” ujar Silangen.
Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan, DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni fungsi pengawasan, anggaran (budgeting), dan pembentukan peraturan daerah (Perda). Sementara itu, berdasarkan Undang-Undang Pers, media memiliki fungsi sebagai media informasi, pendidikan, hiburan, dan yang paling penting adalah fungsi kontrol sosial.
“Yang paling luar biasa dari teman-teman pers adalah kontrol sosial yang juga ikut kontrol lembaga DPRD Sulut. Karena itu, teman-teman sekalian adalah mitra untuk membangun Sulawesi Utara ke depan. Lewat pekerjaan teman-teman, masyarakat bisa memperoleh informasi yang akurat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pers juga memiliki peran dalam mengembangkan opini publik agar informasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat diluruskan berdasarkan fakta.
“Salah satu poin penting adalah pengembangan pendapat umum. Kalau ada opini di masyarakat, pers mengembangkannya menjadi informasi yang tepat dan benar,” kata dia.
Silangen berharap setiap informasi yang disampaikan media, termasuk terkait kinerja DPRD, dapat menjadi bahan evaluasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Misalnya di DPRD, kalau ada informasi yang sudah melenceng dari pekerjaan seorang anggota DPRD, lalu ada informasi yang akurat dan cepat disampaikan, saya kira setiap tulisan teman-teman harus kita lihat dari perspektif untuk memperbaiki diri dan demi kemajuan daerah kita,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua FORWARD Sulut Wirabuana Talumewo dalam kesempatan yang sama berharap kegiatan Ngopi Bareng menjadi agenda rutin.
“Ini adalah agenda perdana bersama Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut. Mungkin kedepan bisa kita laksanakan per komisi atau AKD,” sebut Wirabuana.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Royke Anter, Ketua Fraksi Gerindra Louis Schramm, anggota DPRD Amir Liputo, Nick Lomban, dan Piere Makisanti. (**)

