TERASMANADO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) menurut Bupati Joune Ganda, mengalokasikan dana sebesar Rp1.668.486.911 untuk penanganan bencana. Hal ini menurut Bupati, merupakan salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama kepala OPD dan camat pada Kamis (11/04/2024).
‘Untuk pelaksanaan masa tanggap darurat bencana Pemkab Minut mengalokasi dana Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp1.668.486.911,” kata Bupati Joune Ganda.
Dijelaskan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Carla Sigarlaki, dalam rangka penanganan tanggap darurat bencana di lima Kecamatan telah diterbitkan SK Bupati No.127/2024 tentang Penetapan belanja kebutuhan untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) TA 2024 sebesar Rp1.668.486.911.
Dana ini dikelola oleh OPD penanggungjawab dengan rincian sebagai berikut. BPBD sebesar Rp 885.360.000 dan Dinas PUPR sebesar Rp 783.126.911.
“Alokasi dana tersebut digunakan dalam untuk penanganan keadaan darurat antara lain pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama waktu status tanggap darurat ditetapkan,” ujar Sigarlaki.
Sedangkan untuk perbaikan infrastruktur rusak seperti jalan, jembatan dan fasilitas pendidikan yang membutuhkan waktu lebih karena perlu pembangunan dan konstruksi diusulkan melalui bantuan hibah BNPB.
Lebih lanjut Bupati menegaskan OPD yang mengelola dana BTT untuk memanfaatkan sesuai regulasi yang berlaku. ”Dengan jumlah yang sangat terbatas ini, maka saya harapkan dimanfaatkan untuk skala prioritas, dengan proses yang benar sesuai aturan yang berlaku serta mampu dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Senada disampaikan Kepala Inspektorat Minut Steven Tuwaidan. Distribusi bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak, harus memperhatikan prinsip by name by address. Data penerima dan alamat harus jelas, sehingga tidak ada kesalahan saat dievaluasi.“Untuk yang berkaitan dengan penggunaan anggaran khususnya pada masa tanggap darurat bencana ini akan kami kawal sejak perencanaan, penggunaan hingga proses pertanggung jawabannya,” tegas Tuwaidan.(VIC)