Manado, TERASMANADO.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat paripurna dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD (AKD) dan Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Masa Persidangan Kedua Tahun 2026, sekaligus Penutupan Masa Sidang Kedua Tahun 2026, serta Pembukaan Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026, Kamis (23/4/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, didampingi Wakil Ketua Michaela Elsiana Paruntu, Royke Anter, dan Stella Marline Runtuwene. Turut hadir Gubernur Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
Di kesempatan itu, Ketua Fransiscus Andi Silangen DPRD Sulut memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay atas berbagai capaian dan ikhtiar pembangunan daerah yang telah dilaksanakan sepanjang tahun anggaran 2025.

“Sekaligus ucapan terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada jajaran pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara yang telah menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka, sehingga seluruh rangkaian pembahasan, monitoring, dan evaluasi dapat berlangsung secara sinergis dan konstruktif,” kata Silangen.
Politisi PDI Perjuangan dapil Nusa Utara ini menambahkan, namun demikian, perlu dipahami bersama bahwa rekomendasi DPRD bukanlah sekedar catatan administratif, melainkan merupakan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik, lebih akuntabel, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Oleh karena itu, marilah kita memaknai setiap rekomendasi sebagai energi perubahan, sebagai refleksi kolektif, dan sebagai landasan untuk melangkah lebih maju, daya saing dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Silangen.
“Sebagai peneguhan nilai, marilah kita renungkan firman Tuhan dalam Amsal 27:17: “besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.” kiranya melalui semangat saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling menyempurnakan, kita dapat terus membangun sinergi yang kokoh antara DPRD dan pemerintah daerah, demi terwujudnya pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat,” kata Silangen.

Kata Silangen, bahwa setiap Alat Kelengkapan DPRD menyampaikan laporan kinerja masing-masing setiap akhir masa persidangan dalam rapat paripurna DPRD.
Penyerahan laporan kinerja masing-masing AKD, laporan kinerja pimpinan DPRD, sekaligus laporan kinerja Badan Musyawarah DPRD, diserahkan oleh Pimpinan DPRD yang terhormat Wakil Ketua DPRD Royke Anter.

Kemudian, laporan kinerja Komisi I diserahkan anggota DPRD Braien Waworuntu. Laporan kinerja Komisi II diserahkan oleh Abdul Gani. Laporan kinerja Komisi III DPRD diserahkan oleh Haslinda Rotinsulu. Lalu, laporan kinerja Komisi IV diserahkan oleh Priscilla Cindy Wurangian.
Selanjutnya, laporan kinerja Badan Pembentukan Perda diserahkan oleh Vionita Kuera. Laporan kinerja Badan Kehormatan diserahkan oleh Royke Roring.

“Kepada seluruh Alat Kelengkapan DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kami memberikan apresiasi disertai ucapan terima kasih atas terlaksananya agenda kerja hingga pertengahan tahun 2026. Diharapkan kedepan agar kinerja Alat Kelengkapan DPRD semakin dioptimalkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan,” kata Silangen.
Selanjutnya masing-masing daerah pemilihan menyampaikan laporan hasil reses persidangan kedua tahun 2026. Penyampaian hasil reses sudah ditunjuk perwakilannya untuk menyampaikan. Masing-masing Daerah Pemilihan I (Kota Manado) Jeane Laluyan. Daerah Pemilihan II (Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung) Julitje Maringka. Daerah Pemilihan III (Kabupaten Kepulauan Sangihe, Talaud Dan Sitaro) Normans Luntungan. Daerah Pemilihan IV (Bolaang Mongondow Raya) Feramitha T. Mokodompit. Daerah Pemilihan V (Kabupaten Minsel Dan Mitra). Daerah Pemilihan VI (Kabupaten Minahasa Dan Kota Tomohon) Pierre Makisanti.

“Dari laporan hasil pelaksanaan reses yang telah disampaikan, mengharapkan agar laporan hasil pelaksanaan reses Ini dapat ditindaklanjuti sekaligus sebagai masukan bagi pemerintah guna pemerataan dan kemajuan pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Silangen.
Sementara itu, Gubernur Yulius Selvanus dalam sambutannya mengatakan bahwa rapat paripurna ini memiliki makna strategis yang mendalam dan multidimensi.

“Ini adalah potret utuh dari sinergitas penyelenggaraan pemerintahan daerah, dimana fungsi eksekutif dan legislatif saling menguatkan dalam satu tarikan nafas pengabdian bagi rakyat di Bumi Nyiur Melambai. Sehubungan dengan itu, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya ingin menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Provinsi Sulut, atas seluruh dedikasi dan kerja kerasnya,” kata Gubernur.
Lanjut Gubernur, Pemerintah Provinsi sangat menghargai kerja keras saudara-saudara anggota dewan yang telah turun langsung ke tengah-tengah konstituen untuk menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat.

“Laporan reses ini adalah “suara murni” masyarakat yang menjadi kewajiban kita untuk didengar dan diperjuangkan. Aspirasi tersebut akan kami jadikan sebagair eferensi utama dalam penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah agar senantiasa relevan dan responsif terhadap dinamika serta kebutuhan sosial yang berkembang di lapangan,” ucap Gubernur.
Lanjutnya, keberhasilan-keberhasilan yang telah diraih sejauh ini bukanlah hasil kerja sektoral, melainkan buah dari sinergitas dan harmoni yang senantiasa terjaga, yang dilandasi oleh filosofi kearifan lokal kita, yaitu semangat Mapalus.

“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks dan dinamis, semangat gotong royong dan saling menopang ini harus teruskita perkuat. Sinergi ini adalah kunci keberlanjutan pembangunanyang mensejahterakan,” kata dia.
Di sisi lain, secara resmi menutup Masa Persidangan Kedua dan melangkah optimis membuka Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026.
“Saya mengajak kita semua untuk membawa semangat baru. Mari kita jadikan momentum pergantian masa sidang ini untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan ritme kerja, serta mempertajam fokus pelayanan publik. Kita harus terusbergerak cepat namun tetap dalamkoridor aturan yang berlaku, memastikan bahwa rodapemerintahan berjalan efektif untukmenjawab setiap harapan rakyat,” ujar Gubernur.

Gubernur Sulut pun mengajak seluruh elemen pemangku kepentingan untuk terus bekerja dengan hati, integritas, dan profesional.
“Tugas melayani rakyat adalah sebuah amanah suci yang harus kita jaga dengan penuh tanggung jawab. Mari, kita melangkah bersama, bahu-membahu dengan tekad yang bulat, untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menyertai, membimbing, dan memberkati setiap niat tulus serta ikhtiar kita dalam membangun daerah tercinta ini menuju masa depan yang lebih cerah,” kata Gubernur. (ADVERTORIAL)




