Airmadidi, TERASMANADO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut), Kamis 18 Juni 2026 resmi melepas kontingen yang akan mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan XVII di Provinsi Gorontalo pada 19–25 Juni 2026. Sebanyak 56 peserta diberangkatkan mewakili Minut yang diharapkan tidak hanya berpartisipasi dalam ajang nasional tersebut, tetapi juga membawa pulang inovasi, teknologi, dan jejaring kemitraan yang dapat memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan.
Kontingen terdiri atas 33 anggota Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta perwakilan sejumlah perangkat daerah terkait. Keikutsertaan Minahasa Utara dalam Penas XVII menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan perikanan, sekaligus memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala Dinas Pertanian Minahasa Utara, Bertha Katuuk, yang juga bertindak sebagai Ketua Kontingen, mengatakan pihaknya optimistis para peserta mampu menampilkan berbagai potensi unggulan daerah selama pelaksanaan kegiatan. “Kami membawa berbagai produk unggulan yang akan dipamerkan di ajang nasional ini. Harapannya, potensi pertanian dan perikanan Minut semakin dikenal luas dan membuka peluang kerja sama yang lebih besar,” ujar Katuuk .
Sementara itu, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda melalui Asisten II Setda Minut, Robby Parengkuan, menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen pada Penas XVII memiliki makna lebih dari sekadar mengikuti kegiatan berskala nasional. Menurutnya, ajang tersebut menjadi kesempatan bagi petani dan nelayan untuk memperluas wawasan, menyerap perkembangan teknologi, serta membangun jejaring yang dapat diterapkan dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan di daerah. “Ajang ini bukan hanya tentang kehadiran di tingkat nasional, tetapi bagaimana peserta dapat menyerap ilmu, membangun jejaring, dan membawa pulang inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Minahasa Utara,” kata Parengkuan.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Minahasa Utara dengan menunjukkan disiplin, semangat kebersamaan, dan etika selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, peserta diharapkan dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh kepada petani dan nelayan lainnya setelah kembali ke daerah. “Ilmu dan pengalaman yang diperoleh harus dibagikan kepada petani dan nelayan lainnya sehingga manfaat kegiatan ini dapat dirasakan secara luas,” tambahnya.
Pelepasan kontingen berlangsung dengan penuh semangat dan turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Minahasa Utara Jack Paruntu serta Anggota DPRD Minut Roy Pitoy. Melalui keikutsertaan pada Penas XVII, Pemkab Minahasa Utara berharap lahir berbagai inovasi dan peluang kerja sama baru yang mampu memperkuat daya saing sektor pertanian dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(VIC)




