Sitaro, TERASMANASO.COM — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan menggelar penanaman 1.100 pohon mangrove di Kampung Kapeta, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2026 dengan dukungan PT LEN Komunikasi Indonesia (BAKTI).
Mengusung tema “Menjaga Mangrove, Mengamankan Generasi Mendatang,” kegiatan tersebut menargetkan pemulihan ekosistem pesisir yang vital bagi wilayah kepulauan.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Heronimus Makainas menekankan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar aksi simbolis, melainkan tanggung jawab kolektif untuk melindungi wilayah pesisir Sitaro.
“Sebagai daerah kepulauan, kita bergantung pada ekosistem ini. Menjaga mangrove adalah menjaga masa depan anak cucu kita,” ujarnya.
Heronimus juga mengapresiasi komitmen PT LEN Komunikasi Indonesia (BAKTI) yang diwakili oleh Pemegang Saham Alexander Runtuwene dan Komisaris Utama Teni Agustini.
Menurutnya, kehadiran mereka menegaskan peran strategis sektor swasta dalam pelestarian lingkungan.
“Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus berlanjut. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah warisan hijau bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bibit mangrove kepada perwakilan kecamatan dan Tagulandang, sebagai tanda dimulainya aksi nyata pelestarian ekosistem pesisir di Sitaro.(***)

