//

Jujur dan Transparan, Kunci Akurasi Data Dapodik di Sitaro

Sitaro, TERASMANADO.COM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) kembali mengingatkan pentingnya integritas data dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). 

Kepala Dinas Dikpora Sitaro, Hendrik Lalamentik, menjelaskan bahwa penyesuaian data merupakan rutinitas tahunan yang krusial mengingat dinamika dunia pendidikan yang terus berubah.

Hendrik menekankan bahwa setiap tahun hampir pasti terjadi perubahan signifikan, mulai dari mutasi guru, perpindahan siswa, hingga kelulusan peserta didik di berbagai jenjang. Oleh karena itu, pihak sekolah dituntut untuk selalu memperbarui informasi secara berkala.

“Tiap tahun data dapodik itu perlu disesuaikan. Maka dari itu, dalam prosesnya pihak sekolah dituntut transparan. Hal ini penting dalam rangka penyesuaian data sekolah, karena tiap tahun itu hampir pasti berubah,” ujar Hendrik, Jumat (11/9/2026).

Untuk menjamin keakuratan data tersebut, Dikpora Sitaro tidak hanya mengandalkan laporan administratif dari sekolah. Dinas akan melakukan verifikasi faktual (verfal) atau pengecekan langsung ke lapangan. 

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa data yang masuk ke sistem pusat benar-benar mencerminkan kondisi riil di sekolah, khususnya terkait kondisi infrastruktur dan sarana prasarana.

Hendrik mencontohkan pentingnya kejujuran dalam melaporkan kondisi bangunan. Jika ada kerusakan, sekolah disarankan melibatkan pihak yang ahli atau memahami proses perencanaan agar data yang dihasilkan valid.

“Semisal ada bangunan sekolah yang rusak, maka alangkah baiknya sekolah melibatkan pihak yang ahli atau yang memahami proses perencanaan, sehingga data diperoleh memang benar-benar sesuai kondisi di lapangan. Karena jika sekolah yang salah melakukan perencanaan, maka itu akan sangat berpengaruh pada akurasi data dapodik sekolah tersebut,” imbuhnya.

Menyadari bahwa tidak semua sekolah memiliki kapasitas teknis untuk menyusun perencanaan data yang kompleks, Hendrik menyatakan kesiapan Dikpora untuk turun tangan. Sekolah dapat mengajukan usulan bantuan jika mengalami kendala dalam verifikasi data.

“Biasanya ada tim perencanaan dari pihak Komite Sekolah, karena ini umum kami temui. Meski sekiranya ada sekolah yang tidak memiliki tim perencana, maka bisa mengajukan ke dinas, dan dinas akan membantu,” ucapnya.

Dengan kombinasi antara transparansi dari sekolah dan verifikasi ketat dari dinas, Pemkab Sitaro berharap kualitas data pendidikan terus terjaga. Upaya ini terbukti efektif, di mana pasca cut-off pelaporan Agustus lalu, tingkat sinkronisasi Dapodik Sitaro berhasil mempertahankan posisinya di peringkat 5 se-Sulawesi Utara, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi perbaikan tata kelola data pendidikan di daerah kepulauan tersebut.(**)

Latest from Nusa Utara