Sangihe, TERASMANADO.COM — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan komitmen mempercepat transformasi birokrasi dengan menjadikan tahun 2026 sebagai momentum akselerasi digitalisasi pemerintahan dan penguatan profesionalisme ASN, yang ditegaskan dalam Apel Kerja Bersama di Lapangan Gelora Santiago, Senin (2/3/2026).
Apel kerja yang diikuti seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Sangihe tersebut berlangsung penuh semangat dan dirangkaikan dengan apel kendaraan dinas.
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari mengawali dengan ucapan syukur serta menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa bagi ASN yang beragama Islam.
“Semoga bulan Ramadan membawa keberkahan, memperkuat keimanan, dan mempererat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.
Memasuki bulan Maret yang juga menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Bupati menekankan pentingnya evaluasi terhadap arah kebijakan dan capaian kinerja pemerintahan.
“Selama satu tahun ini, kita telah melakukan berbagai langkah reformasi birokrasi, termasuk penataan jabatan berbasis kompetensi dan manajemen talenta ASN,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa promosi dan pengembangan karier ASN ke depan harus berbasis kompetensi, integritas, serta capaian kinerja yang terukur. Di sisi lain, digitalisasi pemerintahan menjadi agenda strategis yang harus segera diwujudkan.
“Sistem pemerintahan berbasis elektronik harus diperluas ke seluruh sektor, mulai dari perencanaan, penganggaran, kepegawaian hingga pelayanan publik. Tahun 2026 harus menjadi tahun akselerasi digitalisasi pemerintahan yang terintegrasi,” tegasnya.
Bupati juga mengapresiasi perangkat daerah yang telah menuntaskan sejumlah Peraturan Bupati sebagai landasan pelaksanaan program pembangunan. Ia mendorong seluruh OPD untuk terus memperbarui regulasi agar tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan program.
Memasuki fokus kerja tahun kedua, Bupati menyoroti pencapaian tujuh Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya penyelarasan program OPD dengan target IKU tersebut.
“Target daerah harus diturunkan hingga ke level individu ASN melalui cascading kinerja dan SKP. Penganggaran harus berbasis outcome, bukan sekadar penyerapan anggaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan berbagai upaya advokasi yang telah dilakukan ke kementerian untuk memperkuat sektor kelistrikan, infrastruktur, kelautan, dan perikanan. Ia mengingatkan OPD untuk selalu menyiapkan data dan perencanaan yang matang agar program daerah mendapat dukungan pemerintah pusat.
Dalam kesempatan itu, apel juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kendaraan dinas sebagai bagian dari upaya penertiban dan peningkatan akuntabilitas pengelolaan aset daerah.
“Kendaraan dinas adalah aset daerah yang harus dijaga, dirawat, dan digunakan sesuai peruntukan jabatan serta tugas kedinasan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk tetap solid, menjaga integritas, dan bekerja secara profesional demi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita tidak hanya menyelesaikan program, tetapi harus menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Apel kerja bersama ASN di awal bulan ini menjadi agenda rutin Pemkab Kepulauan Sangihe dalam memperkuat disiplin, sinergi, serta arah kerja birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, dan berorientasi hasil. (Ayuk)




