Manado, TERASMANADO.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara menerima kunjungan edukasi (Educational Fieldtrip) dari ratusan siswa Manado Independent School (MIS), Rabu, 13 Mei 2026.
Di antara rombongan siswa kelas X tersebut, tampak hadir Anabelle Angouw putri dari Wali Kota Manado sekaligus mantan Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw dan Iren Golda Pinontoan, anggota DPRD Sulut yang duduk di Komisi IV.
Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada generasi muda mengenai fungsi legislatif dan tata kelola pemerintahan daerah. Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris DPRD (Sekwan) Sulut, Weliam Niklas Silangen, S.Sos.MSi didmapinhi Kabag Persidangan Yahya Rondonuwu di ruang rapat paripurna.
Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Anabelle Angouw menyatakan antusiasmenya bisa melihat langsung fasilitas dan ruang kerja para wakil rakyat. Ia mengaku senang dapat mengeksplorasi gedung tempat aspirasi masyarakat Sulawesi Utara diperjuangkan.
”Sangat senang karena bisa melihat langsung bagaimana kantor DPRD Sulut, ruang rapat, hingga ruangan anggota dewan. Ini kesempatan luar biasa bagi kami untuk belajar, bahkan tadi sempat merasakan duduk di kursi anggota DPRD,” ujar Anabelle Angouw dengan nada ceria.
Anabelle tidak menampik bahwa lingkungan politik bukan hal asing baginya. Mengingat ayahnya, Andrei Angouw, pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sulut dan ibunya, Irene Golda Pinontoan, saat ini duduk sebagai anggota Komisi IV DPRD Sulut.
Ia mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas profesi kedua orang tuanya yang mendedikasikan waktu untuk masyarakat. “Papa dan Mama kan memperjuangkan aspirasi banyak orang, saya tentu merasa bangga,” tuturnya.
Meski tumbuh di keluarga politisi, Anabelle mengaku masih mempertimbangkan masa depannya dengan matang. Terkait kemungkinan mengikuti jejak orang tua menjadi anggota dewan, ia memberikan jawaban diplomatis.
”Awalnya memang ada ketertarikan, namun seiring berjalannya waktu, saat ini saya masih mempertimbangkan kembali. Masih fokus belajar dulu,” tambahnya.
Pihak Sekretariat DPRD Sulut menyambut positif agenda fieldtrip ini. Kabag Persidangan Yahya Rondonuwu, mewakili Sekwan, menjelaskan bahwa kehadiran siswa MIS sangat penting untuk membangun literasi politik sejak dini.
Selama kunjungan, para siswa diberikan penjelasan mengenai Alat Kelengkapan Dewan (AKD), mekanisme pengambilan keputusan dalam rapat paripurna, hingga peran penting Sekretariat dalam mendukung kinerja 45 anggota DPRD Sulawesi Utara.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa beserta guru pendamping ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama di mimbar paripurna gedung cengkih tersebut. (*)




