Manado, TerasManado.com — Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Rhesa Waworuntu, mendesak Pemerintah Provinsi melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfo) Sulut untuk menuntaskan masalah wilayah tanpa sinyal (blank spot) yang masih menghantui Kabupaten Minahasa.
Penegasan tersebut disampaikan Rhesa dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I dan Dinas Kominfo Sulut yang berlangsung pada Senin (26/10/2026).
Politikus muda dari PDI Perjuangan ini meminta Dinas Kominfo Sulut memberikan perhatian khusus serta langkah konkret untuk mengentaskan persoalan jaringan telekomunikasi di Minahasa. Menurut Rhesa, ketersediaan konektivitas di era digital bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan kebutuhan mendasar bagi masyarakat.
“Akses jaringan komunikasi merupakan kebutuhan penting masyarakat saat ini, terutama dalam menunjang aktivitas pemerintahan, mendukung pendidikan anak-anak kita, menggerakkan roda ekonomi daerah, hingga mempermudah komunikasi sehari-hari,” ujar Rhesa.
Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal aspirasi warga, Rhesa menyatakan kesiapannya untuk menyerahkan pemetaan data lokasi yang masih terisolasi dari jaringan internet dan telekomunikasi kepada pihak eksekutif.
“Kami siap memberikan data detail terkait lokasi-lokasi mana saja di Minahasa yang masih mengalami blank spot. Harapannya, data ini bisa segera ditindaklanjuti secara teknis sehingga masyarakat dapat menikmati akses komunikasi yang layak dan lebih baik,” tegasnya.
Menanggapi desakan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Sulut, Zainudin Saleh Hilimi, menyampaikan bahwa pihak pemerintah provinsi sebenarnya telah menyiapkan program intervensi untuk penanganan blank spot di beberapa wilayah strategis.
“Kami sudah memiliki program penanganan blank spot yang ditargetkan di sejumlah titik, termasuk wilayah Kabupaten Minahasa,” tutur Zainudin di hadapan para anggota Komisi I DPRD Sulut.
Dengan adanya dorongan dari legislatif serta kesiapan data lapangan ini, diharapkan pemerataan infrastruktur telekomunikasi di Minahasa dapat terealisasi dalam waktu dekat guna mengikis ketimpangan digital di Sulut. (*/ivo)

